DESA KAUMAN

Wilayah Desa Kauman berada di ketinggian ± 50 M di atas permukaan laut, terletak 5 km arah barat kota kabupaten Tulungagung dan 0 km arah dari kecamatan Kauman. Desa Kauman dengan luas wilayah 158 Ha di bagi menjadi empat dusun yaitu Dusun Kauman, Dusun Jetaan, Dusun Tawang dan dusun Kalitumpang.

Desa Kauman memiliki letak geografis cukup strategis karena Desa Kauman merupakan akses jalan kabupaten sebagai jalan alternatif yang cukup padat mobilitasnya.

Dengan topografi desa yang relatif datar dan subur dengan sungai yang melingkar di tengah desa menjadi potensi pengembangan pertanian yang potensial dan produktifitas hasil pertanian yang baik. Pola pembangunan lahan di Desa Kauman lebih didominasi oleh kegiatan pertanian pangan dan hortikultura yaitu padi, jagung, melon, tembakau, tebu dan lain lain dengan penggunaan pengairan irigasi teknis dari Sungai Song yang cukup memadai.

Berdasarkan kelompok jenis kelamin, Desa Kauman yang terdiri dari 4 ( empat ) Dusun yaitu Dusun Kauman dengan rincian penduduk  Laki-Laki ( L ) 434 Jiwa, perempuan ( P ) 529 Jiwa, Dusun Jetaan penduduk laki-laki ( L ) 527 Jiwa, perempuan 657 jiwa, Dusun Tawang dengan rincian penduduk Laki-laki ( L ) 718 Jiwa, perempuan 537 Jiwa Dusun Kalitumpang dengan rincian penduduk Laki-laki ( L ) 555 Jiwa, perempuan 563 Jiwa. Total jumlah pendududuk Laki –laki ( L ) 2216 , perempuan  ( P ) 2283 Jiwa.

Dengan keadaan dan perkembangan sosial serta fasilitas umum yang terdapat di desa dapat digambarkan keadan tersebut, jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin laki-laki 2234 orang, perempuan 2286 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 92 orang sebagai petani,84 orang sebgai buruh tani, 197 orang sebagai pegawai negeri, 44 orang sebagai tukang, 15 orang sebagai TNI/POLRI, 81 orang sebagi pedagang. Dengan jumlah penduduk tersebut dengan tingkat pendidikannya, 42 orang lulusan SD, 134 orang lulusan S1. Dan jumlah penduduk berdasarkan keyakinan dan kepercayaan , 4454 orang beragama Islam, 7 Hindu, Kristen 86 orang, katolik 34 orang.

Fasilitas yang umum yang ada berupa, masjid jumlah 8 buah, musholla jumlah 12 buah, sekolah TK jumlah 2 buah, MI jumlah 0 buah, SD jumlah 3 buah, MTs jumlah 1 buah, bidan jumlah 1 orang, dukun jumlah 1 orang, Posyandu jumlah 6 buah, poskamling jumlah 10 buah, toko jumlah 37 buah, warung jumlah 13 buah, /warnet jumlah 2 buah.

Sejarah

Kauman adalah sebuah desa di Kecamatan Kauman, Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia.

Desa Kauman awal mulanya adalah nama sebuah wilayah pemukiman yang dihuni para kaum santri. Kauman sendiri konon berasal dari kata Kaum yang berarti sekelompok orang dan kata Iman, berawal dari komunitas santri itulah kemudian terlontar kata Kaum Iman yang kemudian menyingkat secara pelafalan menjadi Kauman.

Sedangkan penetapan Desa Kauman itu sendiri tak lepas dari Pengaruh yang dimiliki oleh kedua Tokoh Masyarakat di dua wilayah yang berbeda, yaitu Mbah Ageng Withono (Syeih Hasan Ghozali) yang bermukim di wilayah Kauman dan Mbah Kawit (Raden Onto Djojo) yang bermukim di wilayah Kalitumpang, beliau hidup semasa dengan Bupati Tulungagung yang pertama Raden Ngabei Mangundirono. Karena pengaruh kedua tokoh tersebut dan atas saran dari Raden Ngabei Mangundirono agar beliau berdua membentuk suatu pemerintahan yang nantinya bisa diakui maka Mbah Kawit (Raden Onto Djojo) menerima saran tersebut dengan baik dan bahkan bermaksud untuk mendirikan sebuah kademangan, namun berbeda dengan Mbah Ageng Withono karena beliau seorang sufi yang tidak mau mencampuri urusan duniawi maka beliau menyerahkan wilayahnya untuk digabung dengan Kalitumpang dengan satu syarat bahwa kelak jika terbentuk kademangan harus menggunakan Nama Kauman meskipun yang menjadi demang orang Kalitumpang.

Maka dengan disaksikan oleh Raden Ngabei Mangundirono diputuskanlah penggabungan wilayah tersebut dengan nama Kademangan Kauman dengan pusat pemerintahannya di Dukuh Krajan yang lokasi tepatnya di Dusun Jetaan RW I (sekarang).

Daftar nama orang – orang yang pernah menjabat sebagai kepala Desa Kauman dari pertama sampai kepala desa saat ini yaitu :

  1. Pangeran Anom Projo Sentono
  2. Raden Bakun Kusumodihardjo
  3. Raden Karso Diwiryo ( 1885 – 1947 )
  4. Abdul Fattah Bintoro ( 1947 – 1975 )
  5. Saidi ( 1975 – 1990 )
  6. Wiyono ( 1990 – 2006 )
  7. Drs. Wijiyanto ( 2006 – 2009 )
  8. Drs. Hendra Setyawan M ( 2010 – 2016 )

Wilayah Desa

0
Dusun
0
Rukun warga
0
Rukun tetangga
Wilayah Dusun
Batas Wilayah

Visi & Misi

Terwujudnya Kesejahteraan dan Kemakmuran Masyarakat Desa Kauman bersemboyan Guyup Rukun Bangun Deso

  1. Meningkatkan pendidikan masyarakat dengan cara pembangunan gedung PAUD dan rehab sekolah serta pengadaan perpustakaan desa.
  2. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan cara penyuluhan lewat kegiatan Posyandu.
  3. Meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara pembangunan pasar desa yang representatif, dan penguatan modal serta kelembagaannya.
  4. Meningkatkan peran dan fungsi kelembagaan masyarakat dengan cara pelatihan dan peningkatan partisipasi kelembagaan dalam perencanaan pembangunan.
  5. Meningkatkan pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga melalui kegiatan PKK dan PNPM Mandiri Perdesaan
  6. Meningkatkan tugas pokok dan fungsi Pemerintah Desa dengan pengefektifan tugas pokok dan fungsi masing-masing urusan
  7. Mewujudkan masyarakat yang terampil dan mampu melaksanakan pembangunan secara mandiri dengan pemberdayaan masyarakat dan swakelola kegiatan pembangunan ( Pembangunan Partisipatif )
  8. Mewujudkan Desa Kauman menjadi desa yang selalu terdepan dalam melaksanakan pembangunan dengan memanfaatkan sektor-sektor unggulan yaitu pertanian dan pariwisata/Wisata Budaya.

Perangkat Desa

Aparat desa Tulungagung periode 2016-2022

Brida Mardi Utomo, SE

Kepala Desa

Imam Asrofi, S.PdI

Sekretaris Desa

Eko Budi Santoso

Kepala Dusun Jetaan

Slamet

Kepala Dusun Kalitumpang

Turmudi

Kaur Keuangan

Rachmat Tjahyono

Kaur Umum

Sutikno

Kaur Pemerintahan

Dian Ernia Wijayanti, Amd

Kaur Kesra

Edy Subroto

Pelaksana Teknis

Ahmad Zunaidi

Pelaksana Teknis Kesra

Ingin tahu statistik desa?

Semua data statistik tentang desa